ARTI KESUKSESAN

Makna, Arti, Definisi Sukses Total

Menurut Anda apa definisi sukses itu?

Ketika Anda mengejar kesuksesan dalam hidup ini, apa yang sebenarnya Anda cari?

Seringkali mengetahui makna hakiki dari sesuatu yang kita cari membantu kita untuk bisa menemukan dan menikmatinya dengan lebih cepat lagi, karena sekarang pencarian kita terarah.

Jadi kalau Anda mencari kunci sukses, tanyakan pada diri sendiri, apa yang sebenarnya sedang Anda cari?

Ketika mendengar kata hidup sukses apa yang terbersit di benak/pikiran?

Kekayaankah, kebahagiaankah, ketenangan hidupkah, keberhasilan usaha dan karir yang ditandai income besar-kah, keharmonisan rumah tanggakah, keterkenalan dan nama besarkah, reputasi baik dan martabat tinggikah, kedudukan sosial yang mapankah, atau apa?

Definisi Sukses dalam Kamus

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, sukses memiliki arti yang sederhana tapi mendalam.

Kata “sukses” didefinisikan sebagai berhasil atau beruntung.

Sehingga kesuksesan berarti keberhasilan atau keberuntungan.

Sementara total memiliki definisi menyeluruh atau sepenuh-penuhnya.

Website ini saya namai Sukses Total karena informasi yang saya sajikan di dalamnya memang saya harapkan akan bisa membantu Anda meraih keberhasilan atau keberuntungan yang menyeluruh, di segala aspek kehidupan Anda.

Tidak hanya Anda berhasil dalam hal kekayaan materi saja, tetapi juga menikmati kebahagiaan jiwa, ketenangan batin, kesehatan raga, dan kepuasan hidup karena hidup kita bermakna. Insya’allah.

Itulah definisi Sukses Total yang saya pakai di website ini.

Awalnya, pengertian ini diinspirasi oleh apa yang diajarkan oleh salah seorang guru saya, Thomas L. Pauley, dalam masterpiecenya yang berjudul “I am Rich Beyond My Wildest Dreams. I am. I am. I am.” Sebuah buku yang patut Anda baca pula suatu saat.

Menurut Tom Pauley, kekayaan bisa memiliki berjuta makna sebagaimana banyaknya kepala manusia yang menginginkannya.

Bagi manusia A, kekayaan adalah A.

Bagi B, artinya sedikit berbeda.

Lalu bagi C, artinya lain lagi.

Bagi D, artinya malah kebalikannya.

Dan begitu seterusnya.

Jadi, inti kekayaan sejati akhirnya, adalah mengetahui cara memiliki semua itu, mengetahui cara memiliki semua YANG KITA INGINKAN.

Sebuah definisi yang luar biasa ya. Mana ada (definisi) kekayaan yang melebihi ini.

Bagi A, kaya berarti punya 1 milyar umpamanya. Bagi B, cukup 10 juta saja. Lalu si C, hanya ingin agar gajinya selalu cukup untuk hidup.

Ketiga orang ini, berapapun yang mereka inginkan, bisa disebut kaya sejati bila mereka tahu bagaimana cara mendapatkan apa yang diinginkannya tersebut.

Diinspirasi dari ajaran salah satu manusia paling bijak abad inilah, saya lalu juga menulis ulang definisi sukses yang sedikit berbeda dari yang biasanya kita pakai.

Saya tambahkan kata total di sana agar semakin mantaplah kekuatan makna sukses ini.

Ya, makna sukses total di sini berarti mengetahui cara mendapatkan keberhasilan di semua bidang sesuai yang Anda inginkan.

Karena tidaklah mungkin milyaran orang di dunia ini akan memiliki standar sukses yang sama. Maka definisi sukses total ini jadi penting karena ia mewadahi semua aspirasi berbeda tersebut.

Jadi sekarang Anda bisa tenang bersama kami, karena Anda tahu kami tidak akan memaksa Anda untuk melakukan sesuatu yang berlawanan dengan keinginan Anda dalam rangka mencapai sukses tadi.

Karena apapun bentuk kesuksesan yang Anda inginkan, semua bisa terwadahi sistem Sukses Total ini.

Dan Anda hanya bisa mencapai sukses total bila Anda memahami rahasianya, rahasia yang kami ajarkan di sini.

Jadi, selamat membaca halaman-halaman selanjutnya untuk mengetahui rahasia dan kunci-kunci pembuka pintu-pintu kekayaan, kesuksesan, kebahagiaan, kesejahteraan dan semua yang Anda inginkan.

1 Comment

Filed under ARTICLE

bangun binis beli property

Ada satu petuah bisnis menarik yang diajarkan oleh Robert T. Kiyosaki, penulis buku “Rich Dad, Poor Dad”, yang jadi Best Seller. Petuah itu bunyinya, “Setelah kita sukses membangun bisnis maka jangan lupa beli properti. Selain kita punya penghasilan dari bisnis yang kita jalankan, kita juga akan mendapat untung dari gain kenaikan nilai properti itu”. Saya kira, Kiyosaki benar. Petuah itu sebenarnya merupakan kata kunci yang menjadi sebab, mengapa orang kaya semakin kaya. Oleh karena orang kaya yang cerdas selalu membeli properti yang setiap waktu akan terus berlipat nilainya, itulah yang membuatnya semakin kaya.

Namun, jauh sebelum membaca buku itu, sebagai entrepreneur saya sudah mempraktikkan ajaran itu sejak dulu. Oleh karena itu, ada petuah tambahan yang bisa saya berikan untuk anda dalam membeli properti dari hasil keuntungan sukses bisnis yang anda bangun. Dalil bisnisnya berbunyi, “Kalau anda berniat membeli properti, janganlah sesuai kemampuan dana yang tersedia. Bahkan lebih baik belilah properti dengan utang bank. Oleh karena semakin sedikit uang yang anda keluarkan untuk membeli properti, semakin besar keuntungan anda”.

Jelaslah, kalau kita punya dana Rp 400 juta janganlah membeli properti pas senilai dana yang kita punya. Bukankah membeli properti tidak harus tunai. Bisa dengan cara kredit. Jadi sebaiknya pecahkanlah RP 400 juta anda untuk 4 properti, misalnya masing-masing cukup anda bayar uang muka pembeliannya sebesar Rp 100 juta, sisanya Rp 300 juta dari bank. Nah, kalau anda hanya membeli satu properti senilai Rp 400 juta, maka lima tahun kemudian anda hanya akan menerima keuntungan berlipat-nya harga dari satu properti saja. Tapi kalau empat properti, lima tahun kemudian satu properti anda yang semula Rp400 juta telah berlipat menjadi Rp 2 milyar. Sehingga 4 properti menjadi 8 milyar.

Barang kali anda bertanya, mengapa membeli properti dengan utang lebih menguntungkan? Ada baiknya kita simak saran bisnis dari Dolf De Roos, konsultan ayah kaya Robert T. Kiyosaki dalam bukunya, “Real Estate Riches” Dolf menulis, “Saya tidak membeli properti untuk membeli tanahnya, karenaitu tidak produktif. Saya tidak membeli properti untuk bangunan gedung karena butuh maintenance. Dan, saya tidak membeli properti untuk disewakan karena butuh manajemen. Alasan terkuat saya membeli properti adalah untuk mendapatkan utang. Alasannya sederhana, “Jumlah utang selalu sama, tetapi nilai aset terus melambung”.

Dengan memetik petuah bisnis tersebut, saran saya, kita sebaiknya jangan takut berhutang ke bank untuk membeli Properti. Ubahlah mindset, bahwa utang akan mengundang masalah bagi anda. Memang untuk belajar memupuk rasa percaya diri dalam berhutang bolehlah memulai dengan nilai kecil. Tapi, sekali anda berhasil bukan anda yang mencari utang ke bank, tapi bank yang justru akan mencari anda supaya mengambil utang.

Tak salah kalau lantas muncul canda di kalangan entrepreneur bahwa, “kalau anda berani utang Rp 50 juta, andalah yang punya masalah. Tapi kalau anda berani utang Rp 50 milyar. Bank yang akan punya masalah. Percayalah, semakin sering kita berani utang, maka bank akan semakin percaya pada bisnis kita.” Anda berani mencoba?

1 Comment

Filed under ARTICLE

ADA-ADA SAJA

Pengemis Cheng Guorong punya gaya tersendiri dalam hal berpakaian. Tentu ia tidak mengenakan baju mahal, namun cara berpakaiannya memang modis. Meski jaket yang dikenakannya kumal dan ikat pinggangnya hanya berupa potongan kain, tampilan Cheng memang keren.

Rambutnya yang dibiarkan acak-acakan justru membuatnya tambah gaya. Apalagi kala berjalan di jalanan Ningbo, China. Karena itu ia kerap jadi pusat perhatian, termasuk perhatian seorang fotografer.Oleh fotografer amatir itu, foto Cheng dikirim ke sebuah forum dan mendapat banyak respon.

Belakangan fotonya makin banyak di internet dan menjadikan Cheng sebagai salah satu “tokoh” yang paling banyak dicari. Beragam komentar yang mengaguminya muncul. Sampai-sampai sejumlah artis ikut memberi komentar tentang gaya berpakaiannya. Jangan heran jika koran besar Inggris The Independent kemudian memuat ceritanya dengan judul Handsome Chinese Vagrant Draw Fans of “Homeless Chic”. Begitu juga koran lainnya, seperti The Telegraph.

Kena Musibah

Latar belakang Cheng sebenarnya tak begitu buruk. Cheng yang kelahiran tahun 1976 suatu kali meninggalkan Boyang untuk mengadu nasib ke Ningbo mencari pekerjaan. Ia meninggalkan istri yang sedang hamil dan seorang anak usia setahun. Setelah mendapat pekerjaan ia menetap di sana. Keluarganya juga tahu ia di sana. Akan tetapi setelah tahun 2003 keluarganya kehilangan kontak. Mereka berkali-kali datang ke Ningbo mencarinya namun tak juga bertemu. Akhirnya keluarga menganggap Cheng tewas.

Pada saat itu Cheng sebenarnya kena musibah. Ia dirampok dan hartanya habis. Karena tak bisa mengirim uang ke anak-istrinya dan malu pada keluarganya, untuk pulang ia memilih menggelandang di Ningbo. Sampai forografer amatir itu memasang fotonya di internet pada Januari 2010.

Di internet, Cheng mendapat julukan beragam mulai dari pengemis keren, pengemis seksi, sampai “Brother Sharp”. Bahkan ada yang mengaku-aku ia sebagai suaminya segala. Nah suatu kali, sang adik melihat kakaknya di internet dan yakin kalau itu Cheng Guorong. Sayangnya saat itu istri Cheng sudah tewas akibat kecelakaan lalu-lintas.

Hidup Baru

Maka, adik dan ibunya mencari Cheng ke Ningbo dan mereka pun bertemu. Hanya saja Cheng tak banyak bicara. Ini membuat adik dan ibunya harus memeriksakan dia ke rumah sakit Ningbo Psychiatric Hospital. Rumah sakit itu menemukan kalau Cheng secara psikologis sakit. Rumah sakit meminta keluarganya tetap merawatnya di rumah sakit itu. Namun adiknya bilang, ia akan membawa sang kakak pulang karena rumah akan menjadi tempat penyembuhannya yang terbaik.

Makan bersama keluarga, setelah terpisah selama 11 tahun

Berita Cheng bertemu keluarganya setelah 11 tahun, mengundang simpati para penggermarnya. Mereka pun ramai-ramai memberi sumbangan. Terkumpul uang lebih dari Rp 130 juta untuk Cheng, yang akan memulai hidup baru bersama dua anaknya yang kini berusia 10 dan 11 tahun. Menurut The Telegraph, Cheng juga mendapat “pekerjaan” sebagai bintang iklan dan fotomodel. Bahkan film tentangnya sedang dibuat (dibintangi oleh bintang film China, Carl Ng).

Sekarang Cheng sudah berubah nasibnya, dari gelandangan menjadi “selebritis” dunia karena gaya berpakaiannya yang modis.

3 Comments

Filed under ARTICLE

Antre itu nikmat

Antre, menurut Kamus Besar Bahasa Indoesia diartikan berdiri berderet-deret memanjang menunggu untuk mendapat giliran. Sedangkan mengantre adalah berdiri dalam deretan memanjang sambil menunggu giliran untuk dilayani.

Lihatlah di sekeliling kita, antre sebenarnya sudah menjadi kegiatan keseharian. Mulai berangkat kerja, dimana terkadang kita harus mengantre di halte Transjakarta. Ataupun bagi mereka yang menggunakan kendaraan pribadi terkadang pagi-pagi sudah antre di gerbang tol, untuk membayar atau mendapatkan karcis/tiket tol. Bahkan keluar tol pun, harus antre lagi, karena macet di pintu keluar.

Saya tidak ingin bercerita, tentang keseharian yang sudah penat dengan antre (baca kemacetan) ini. Melainkan ingin berbagi pengalaman, agar antre yang tadinya menyebalkan, menjadi hal yang bisa “sedikit” menyenangkan.

Jika diamati di beberapa tempat antrean seperti kasir; tempat pembayaran baik di supermarket, kasir apotek, teller bank, atau tempat antrean lainnya (terutama di tempat-tempat keramaian), suasana antrean bisa terlihat nyaman atau bahkan sebaliknya, sangat tidak teratur.Di beberapa perusahaan ada sebagian yang telah menerapkan pola-pola antrean. Contohnya:

1) Beberapa perusahaan dengan antrean yang ramai telah menyediakan fasilitas ruang tunggu yang nyaman dan memadai.
2) Memodifikasi pola konfigurasi antrean.
3) Ada juga perusahaan perbankan yang menyediakan nomor antre sembari mempersilakan nasabah menunggu di kursi tunggu.

Di industri pelayanan (service industry), ada beberapa hal yang penting diperhatikan agar antrean masih dapat dirasakan nyaman dan menyenangkan bagi pelanggan. Di antaranya:

1. Memberikan fasilitas kursi tunggu, bagi pelanggan yang ingin menunggu proses transaksi. Karena bisa jadi di antara pelanggan yang antre tersebut terdapat wanita hamil atau mereka yang manula.

2. Memberikan sapaan hangat sebelum dan setelah antre kepada setiap pelanggan dengan tulus, hal ini akan menciptakan perasaan yang akrab dan bersahabat. Dan juga sampaikan ucapan terima kasih kepada pelanggan “Senang berjumpa dengan Anda, Pak/Bu. Di lain waktu kami senang membantu Anda kembali.” Sapaan yang ramah di akhir transaksi, akan mematri ingatan pelanggan bahwa mereka dihormati.

3. Memberikan kepastian kepada pelanggan mengenai jangka waktu penyelesaian sebuah transaksi, apakah 10 menit, 15 menit, atau 20 menit; lama waktu menunggu ini juga bisa dikombinasikan dengan incentive bagi pelanggan dimana apabila pelanggan lebih lama menunggu dengan tenggang waktu tertentu, seperti lebih dari 15 menit, maka akan diberikan diskon pembayaran 10%, diberikan permen, minuman mineral, atau gimmick spesial untuk menguranggi rasa kecewa karena lama menunggu.

4. Pastikan kondisi ruangan harus tetap terjaga nyaman (misalnya: berpendingin).

5. Apabila memungkinkan, perdengarkan musik instrumental ringan, atau musik-musik klasik, untuk mengurangi psikologis rasa lama menunggu.

6. Jadikan ruangan tunggu yang bersih, dengan penataan meja, kursi, atau rak-rak display yang rapi, untuk memperindah dan menciptakan rasa nyaman.

Leave a Comment

Filed under ARTICLE

ilmu tauhid

Penjelasan bahwa sebagian umat ini ada yang menyembah berhala
Posted Ogos 13, 2007
Filed under: Abdul Wahab, Anti Syirik, Astrologi, At Tamimi, At-Tauhid, AtTauhid, Darut Tauhid, Ilmu Nujum, Islam, Kitab Tauhid, Kitabut Tauhid, La Ilaha IllAlloh, Muslim, Paranormal, Ruqyah, Sihir, Surga, Syahadat, Tafsiyah wa Tarbiyah, Takdir, Tathoyyur, Tauhid, Tauhid Blogs, Tauhid Online, Tauhidullah |

BAB 23

PENJELASAN BAHWA SEBAGIAN UMAT INI ADA

YANG MENYEMBAH BERHALA

Firman Alloh Subhanahu wa Subhanahu wa Ta’ala :

]ألم تر إلى الذين أوتوا نصيبا من الكتاب يؤمنون بالجبت والطاغوت ويقولون للذين كفروا هؤلاء أهدى من الذين آمنوا سبيلا[

“Tidakkah kamu memperhatikan orang-orang yang diberi bagian dari Al kitab ?, mereka beriman kepada Jibt dan Thoghut, dan mengatakan kepada orang-orang kafir (musyrik Mekkah), bahwa mereka itu lebih benar jalannya dari orang-orang yang beriman.” (QS. An nisa’, 51 ).

]قل هل أنبئكم بشر من ذلك مثوبة عند الله، من لعنه الله وغضب عليه، وجعل منهم القردة والخنازير وعبد الطاغوت[.

“Katakanlah :” maukah aku beritakan kepadamu tentang orang-orang yang lebih buruk pembalasannya dari pada (orang-orang fasik) itu dihadapan Alloh, yaitu orang-orang yang dilaknati dan dimurkai, dan diantara mereka ada yang dijadikan kera dan babi, dan orang-orang yang menyembah Thoghut” (QS. Al maidah, 60).

]قال الذين غلبوا على أمرهم لنتخذن عليهم مسجدا[

“…Orang-orang yang berkuasa atas urusan mereka berkata: “sungguh kami akan mendirikan sebuah rumah peribadatan di atas  gua mereka”.” (QS. Al kahfi, 21).

Dari Abu Saidt, Rasululloh ShallAllohu’alaihi wa Sallam bersabda :

"لتتبعن سنن من كان قبلكم حذو القذة بالقذة، حتى لو دخلوا جحر ضب لدخلتموه"، قالوا : يا رسول الله، اليهود والنصارى ؟ قال :" فمن ؟ " أخرجه البخاري ومسلم.

“Sungguh kalian akan mengikuti (meniru) tradisi umat-umat sebelum kalian selangkah demi selangkah sampai kalaupun mereka masuk kedalam liang biawak niscaya kalian akan masuk ke dalamnya pula.”, para sahabat bertanya : “Ya Rasululloh, orang-orang yahudi dan Nasranikah ?”, beliau ShallAllohu’alaihi wa Sallam menjawab : “siapa lagi ?” (HR. Buhkhori dan Muslim).

Imam Muslim meriwayatkan dari Tsauban, bahwa Rasululloh ShallAllohu’alaihi wa Sallam bersabda :

"إن الله زوى لي الأرض، فرأيت مشارقها ومغاربها، وإن أمتي سيبلغ ملكها ما زوي لي منها، وأعطيت كنـزين : الأحمر والأبيض، وإني سألت ربي لأمتي أن لا يهلكها بسنة بعامة، وأن لا يسلط عليهم عدوا من سوى أنفسهم فيستبيح بيضتهم، وإن ربي قال : يا محمد إني إذا قضيت  قضاء فإنه لا يرد، وإني أعطيتك لأمتك أن لا أهلكهم بسنة بعامة، وأن لا أسلط عليهم عدوا من سوى أنفسهم فيستبيح بيضتهم، ولو اجتمع عليهم من بأقطارها، حتى يكون بعضهم يهلك  بعضا، ويسبي بعضهم بعضا".

“Sungguh Alloh telah membentangkan bumi kepadaku, sehingga aku dapat melihat belahan timur dan barat, dan sungguh kekuasaan umatku akan sampai pada belahan bumi yang telah dibentangkan kepadaku itu, dan aku diberi dua simpanan yang berharga, merah dan putih (imperium Persia dan Romawi), dan aku minta kepada Rabbku untuk umatku agar jangan dibinasakan dengan sebab kelaparan (paceklik) yang berkepanjangan, dan jangan dikuasakan kepada musuh selain dari kaum mereka sendiri, sehingga musuh itu nantinya akan merampas seluruh negeri mereka.

Lalu Rabb berfirman : “Hai Muhammad, jika aku telah menetapkan suatu perkara, maka ketetapan itu tak akan bisa berubah, dan sesungguhnya Aku telah memberikan kepadamu untuk umatmu untuk tidak dibinasakan dengan sebab paceklik yang berkepanjangan, dan tidak akan dikuasai oleh musuh selain dari kaum mereka sendiri, maka musuh itu tidak akan bisa merampas seluruh negeri mereka, meskipun manusia yang ada di jagat raya ini berkumpul menghadapi mereka, sampai umatmu itu sendiri sebagian menghancurkan sebagian yang lain, dan sebagian meraka menawan sebagian yang lain.”

Hadits ini diriwayatkan pula oleh Al barqoni dalam sholehnya dengan tambahan :

"وإني أخاف على أمتى الأئمة المضلين، وإذا وقع عليهم السيف لم يرفع إلى يوم القيامة، ولا تقوم الساعة حتى يلحق حي من أمتى بالمشركين، وحتى تعبد فئام من أمتى الأوثان، وإنه سيكون في أمتى كذابون ثلاثون، كلهم يزعم أنه نبي، وأنا خاتم النبيين، لا نبي بعدي، ولا تزال طائفة من أمتى على الحق منصورة، لا يضرهم من خذلهم ولا من خالفهم، حتى يأتي أمر الله تبارك وتعالى".

“Dan yang aku khawatirkan terhadap umatku tiada lain adalah adanya pemimpin yang menyesatkan, dan ketika terjadi pertumpahan darah diantara mereka, maka tidak akan berakhir sampai datangnya hari kiamat, dan hari kiamat tidak akan kunjung tiba kecuali ada diantara umatku yang mengikuti orang musyrik, dan sebagian lain yang menyembah berhala, dan sungguh akan ada pada umatku 30 orang pendusta, yang mengaku sebagai Nabi, padahal aku adalah penutup para Nabi, tidak ada Nabi lain setelah aku, meskipun demikian akan tetap ada segolongan dari umatku yang tetap tegak membela kebenaran, dan mereka selalu mendapat pertolongan Alloh ta'ala, mereka tak tergoyahkan oleh orang-orang yang menelantarkan mereka dan memusuhi mereka, sampai datang keputusan Alloh”.

Kandungan  dalam bab ini :

Penjelasan tentang ayat yang terdapat dalam surat An Nisa’(<!--[if !supportFootnotes]–>[2]<!–[endif]–>).

Penjelasan tentang ayat yang terdapat dalam surat Al Maidah (<!–[if !supportFootnotes]–>[3]<!–[endif]–>).

Penjelasan tentang ayat yang terdapat dalam surat Al Kahfi (<!–[if !supportFootnotes]–>[4]<!–[endif]–>).

Masalah yang sangat penting sekali, yaitu pengertian tentang beriman terhadap Jibt dan thoghut, apakah sekedar  mempercayainya dalam hati, atau mengikuti orang-orangnya, sekalipun membenci barang-barang tersebut dan mengerti akan kebatilannya ?.

[sebagai buktinya], apa yang dikatakan oleh Ahli kitab kepada orang-orang kafir (kaum Musyrikin Makkah) bahwa mereka lebih benar jalannya dari pada orang-orang yang beriman.

Iman kepada Jibt dan Thoghut pasti akan terjadi di kalangan umat ini (umat Islam), sebagaimana yang ditetapkan dalam hadits Abu Said. Dan inilah yang dimaksud dalam bab ini.

Pernyataan Rasululloh ShallAllohu’alaihi wa Sallam bahwa akan terjadi penyembahan berhala dari kalangan umat ini.

Satu hal yang amat mengherankan adalah menculnya orang yang mendakwahkan dirinya sebagai Nabi, seperti Al Mukhtar bin Abu Ubaid Ats tsaqafi (<!–[if !supportFootnotes]–>[5]<!–[endif]–>); padahal ia mengucapkan dua kalimah syahadat, dan menyatakan bahwa dirinya termasuk dalam umat Muhammad, dan ia meyakini bahwa Rasululloh itu haq dan Al Qur’an juga haq, yang didalamnya diterangkan bahwa Muhammad adalah penutup para Nabi. Walaupun demikian ia dipercayai banyak orang, meskipun adanya kontradiksi yang jelas sekali. Ia hidup pada akhir masa sahabat dan diikuti oleh banyak orang.

Rasululloh ShallAllohu’alaihi wa Sallam menyampaikan kabar gembira bahwa al haq (kebenaran Alloh dan ajaranNya) tidak akan dapat dilenyapkan sama sekali, sebagaimana yang terjadi pada masa lalu, tetapi masih akan selalu ada sekelompok orang yang berpegang teguh dan membela kebenaran.

Bukti kongkritnya adalah : mereka walaupun sedikit jumlahnya, tetapi tidak tergoyahkan oleh orang-orang yang menelantarkan dan menentang mereka.

Kondisi seperti ini akan berlangsung sampai hari kiamat.

Bukti bukti akan kenabian Muhammad ShallAllohu’alaihi wa Sallam yang terkandung dalam hadits ini adalah :

Pemberitahuan beliau bahwa Alloh telah membentangkan kepadanya belahan bumi sebelah barat dan timur, dan menjelaskan makna dari hal itu, kemudian terjadi seperti yang beliau beritakan, berlainan halnya dengan belahan selatan dan utara.

Pemberitahuan beliau bahwa beliau diberi dua simpanan yang berharga.

Pemberitahuan beliau bahwa do’anya untuk umatnya dikabulkan dalam dua hal, sedangkan hal yang ketiga tidak dikabulkan.

Pemberitahuan beliau bahwa akan terjadi pertumpahan darah diantara umatnya, dan kalau sudah terjadi tidak akan berakhir sampai hari kiamat.

Pemberitahuan beliau bahwa sebagian umat ini akan menghancurkan sebagian yang lain, dan sebagian mereka menawan sebagian yang lain.

Pemberitahuan beliau tentang munculnya orang-orang yang mendakwahkan dirinya sebagai Nabi pada umat ini.

Pemberitahuan beliau bahwa akan akan tetap ada sekelompok orang dari umat ini yang tegak membela kebenaran, dan mendapat pertolongan Alloh.

Dan itu semua benar benar telah terjadi seperti yang telah diberitahukan, padahal  semua yang diberitahukan itu diluar  jangkauan akal manusia.

Apa yang beliau khawatirkan terhadap umatnya hanyalah munculnya para pemimpin yang menyesatkan.

Perlunya perhatian terhadap makna dari penyembahan berhala.

<!–[if !supportFootnotes]–>
<!–[endif]–>

(<!–[if !supportFootnotes]–>[1]<!–[endif]–>)   Terdapat bebarapa penafsiran dari kalangan terdahulu, tentang makna Jibt, antara lain : berhala, sihir, tukang sihir, tukang ramal, Huyai bin Akhthob dan Ka’ab bin Al Asyraf ( kedua orang ini adalah tokoh orang orang yahudi di zaman Rasululloh). Dengan demikian, pengertian umum mencakup makna ini semua, sebagaimana yang dikatakan oleh Al Jauhari dalam Ash Shihah : “ Jibt adalah kata kata yang dapat digunakan untuk berhala, tukang ramal, tukang sihir dan sejenisnya ..”

Demikian halnya dengan kata kata thoghut, terdapat beberapa penafsiran, yang menunjukkan pengertian umum. Antara lain : syetan, syetan dalam wujud manusia, behala, tukang ramal, Ka’ab Al Asyraf.

Ibnu Jarir Ath Thobari, dalam menafsirkan ayat ini, setelah menyebutkan beberapa penafsiran ulama terdahulu, mengatakan : “ … Jibt dan thoghut ialah dua sebutan untuk setiap yang diagungkan dengan disembah selain Alloh, atau ditaati, atau dipatuhi, baik yang diagungkan itu batu, manuisa ataupun syetan.

(<!–[if !supportFootnotes]–>[2]<!–[endif]–>)   Ayat ini menunjukkan bahwa apabila orang-orang yang diturunkan kepada mereka Al Kitab mau beriman kepada Jibt dan Thoghut, maka tidak mustahil dan tidak dapat dipungkiri bahwa umat ini yang telah diturunkan kepadanya Al Qur’an akan berbuat pula seperti yang mereka perbuat, karena Rasululloh telah memberitahukan bahwasanya akan ada di diantara umat ini  orang-orang yang berbuat seperti  apa yang diperbuat oleh orang-orang  Yahudi dan Nasrani.

(<!–[if !supportFootnotes]–>[3]<!–[endif]–>)   Ayat ini menunjukkan  bahwa akan terjadi di kalangan umat ini penyembahan thaghut, sebagaimana telah terjadi penyembahan thaghut di kalangan ahli kitab.

(<!–[if !supportFootnotes]–>[4]<!–[endif]–>)   Ayat ini menunjukkan bahwa ada di antara umat ini orang yang membangun tempat ibadah di atas atau di sekitar kuburan, sebagaimana telah dilakukan oleh orang orang sebelum mereka.

(<!–[if !supportFootnotes]–>[5]<!–[endif]–>)   Al Mukhtar bin Abu Ubaid bin Mas’ud Ats Tsaqafi. Termasuk tokoh yang memberontak terhadap kekuasaan Bani Umayyah dan menonjolkan kecintaan kepada Ahlu bait. Mengaku bahwa ia adalah nabi dan menerima wahyu. Di bunuh oleh Mush’ab bin Az Zubair pada tahun 67 H. ( 687 M ).

Media Muslim INFO Project | http://www.mediamuslim.info | Indonesia @ 1428 H / 2007 M

« Upaya Rasululloh dalam menjaga Tauhid dan menutup setiap jalan yang menuju kepada syirik

link dari : http://kitabtauhid.wordpress.com/2007/08/13/penjelasan-bahwa-sebagian-umat-ini-ada-yang-menyembah-berhala/#more-33

Leave a Comment

Filed under ARTICLE

JADILAH TUKANG JAHIT

Pernah suatu kali saya diajak seorang peserta “Entrepreneur University” ke Jakarta. Tujuannya kita ingin melihat bagaimana perusahaan Tensia Manufacturing yang terletak di kawasan Cibubur, Jakarta, dalam menjalankan bisnisnya. Apa yang saya lihat sungguh di luar dugaan. Bukan karena yang saya lihat perusahaan yang cukup besar, tapi yang membuat saya kagum adalah kegiatan bisnisnya, yaitu membuatkan produk consumer good atau home care bermacam-macam merek. Perusahaan itu menjalankan bisnisnya dengan membuatkan produk atau barang-barang kebutuhan rumah tangga, seperti: shampoo, pembersih lantai, pembasmi serangga, parfum, sabun mandi, dan lain-lain. Mereknya pun berbagai macam, ada merek impor, ada pula yang lokal, yang iklannya sering kita jumpai di media massa. Saya jadi tahu, ternyata perusahaan ini bekerja seperti layaknya “tukang jahit”. Di mana perusahaan lain bisa meminta Tensia untuk membuatkan produk yang mereka inginkan. Member keuntungan, bahwa apabila kita ingin memasarkan suatu preduk tertentu, kita tidak mesti harus membuat sendiri, tapi dapat memesan melalui perusahaan semacam Tensia tersebut. Hanya saja, kita tidak semudah itu pesan padanya. Tentu saja, itu karena ada persyaratan, yaitu antara lain tidak boleh memalsu produk orang lain dan ada batas minimal order. Menurut saya, sebagai seorang entrepreneur sebetulnya bisa membuka bisnis dengan cara “menjahitkan” seperti ala Tensia itu. Asal saja kita punya ide bisnis, saya kira ide bisnis apapun, misalnya kita ingin membuat produk tertentu maka kita tidak harus punya pabrik terlebih dahulu. Kita bisa “menjahitkan” pada perusahaan yang juga bergerak di bidang yang sama. Perusahaan tersebut memang hanya membuatkan produk yang kita pesan dan tidak ikut memasarkan supaya netral. Karena bisa saja dia membuat produk yang sama, tetapi merek berbeda, sehingga parsaingan itu terjadi di pasar. Kalu kita tak punya gudang pun perusahaan itu bisa menyiapkan gudngnya. Sedangkan distribusinya, dia juga bisa mencarikannya. Saya pikir mereka cukup kreatif. Tensia menciptakan peluang bisnis yang kita garap. Artinya, tanpa kita punya pabrik sendiri, kita bisa pesan untuk dibuatkan produk tertentu, seperti yang kita inginkan. Setelah pasar berkembang, kita bisa buat sendiri. Sebab, tanpa punya pasar, tentu apapun jenis produk yang kita “jahitkan” kalau tidak laku, kita akan rugi. Pendeknya, pasar dulu yang kita ciptakan, setelah pasar berkembang baru pabrik kita bangun. Dengan demikian, kita bisa saja memulai usaha sekalipun tak punya pabrik sendiri. Ide bisnislah yang menjadi sangat penting untuk kita miliki. Artinya, begitu ide bisnis muncul, kita “menjahitkan” pada pihak lain, dan setelah itu kita pasarkan. Anda berani mencoba?

6 Comments

Filed under ARTICLE

Banyak sumber penghasilan

Bisnis, biasanya dimulai dengan coba-coba, kadang malah asal-asalan. Dimulai dengan modal seadanya, tempat seadanya, dengan orang yang sama-sama belajar dari nol. Saya kira, dari memulai yang serba kekurangan inilah yang akan membuat kita semakin cerdas dalam berbisnis. Proses bisnis ini akan memberikan pengalaman bisnis yang semakin hari mencerdaskan kita.

Belajar dari pengalaman bisnis setiap hari dan kebutuhan akan kemajuan bisnis kita, mulailah kita memberikan sentuhan manajemen, walaupun itu masih sangat sederhana. Sudah ada bagi-bagi pekerjaan atau bagi-bagi fungsi. Ada yang pegang keuangan, ada yang sudah mulai jadi pemasaran. Ada yang bagian produksi, ada juga yang ngurusi karyawan. Malah terkadang ada beberapa pekerjaan masih dirangkap satu orang. Ini adalah proses menuju bisnis yang sesungguhnya. Artinya, bisnis yang memiliki sistem yang baik. Dengan sudah adanya sistem, kita sebagai pengusaha cenderung mengelola perusahaan dengan full time. Kini, setelah ada sistem, cukup dengan part time.

Oleh karena itu, menurut saya, jika perusahaan kita sudah memiliki sistem yang baik, dan bisnis kita relatif berkembang, maka kesempatan kita untuk mengembangkan bisnis sangat terbuka luas, termasuk membuka bisnis baru. Berdasarkan pengalaman saya, lebih mudah membangun bisnisnya yang ke-2, ke-3, dan seterusnya, daripada ketika memulai bisnis yang pertama. Karena, disaat memulai bisnis yang pertama kita belum mempunyai apa-apa. Sementara, membangun bisnis yang ke-2, ke-3, dan seterusnya lebih mudah karena bisnis kita yang pertama sudah memiliki sistem yang baik. Saya kira, perlu dipertimbangkan matang-matang jika kita ingin mencoba membangun bisnis yang ke-2, seharusnya bisnis kita yang pertama sudah memiliki sistem yang baik.

Dengan aktifitas kita yang sebelumnya full time, dan sebagai entrepreneur menjadi part time, dimungkinkan kita memiliki banyak waktu luang. Banyaknya waktu luang itu, membuat kita sebagai entrepreneur akan lebih fokus dalam menciptakan bisnis-bisnis baru. Menciptakan bisnis baru itu berarti kita telah menciptakan sumber penghasilan baru. Jika perusahaan kita memiliki sistem yang baik, maka manajer dan karyawan akan bekerja sesuai dengan apa yang kita inginkan. Sehingga, banyak pekerjaan yang sudah terbagi habis oleh para professional di lingkungan bisnis kita. Dalam konteks inilah, entrepreneur tidak harus fokus. Justru yang harus fokus adalah orang-orang yang mengelola bisnis kita. Hanya mungkin, kita harus ikut fokus di awal berdirinya bisnis tersebut. Setelah bisnis kita kelihatan jalan, yah cari fokus yang lain.

Sebagai entrepreneur, sebaiknya kita tidak hanya memiliki satu sumber penghasilan saja. Tetapi bagaimana, kita dapat menciptakan banyak sumber penghasilan. Ibarat kita punya telur sepuluh menetas Sembilan, itu lebih baik dari pada hanya mempunyai satu telur yang menetas. Dengan kita membuat bisnis yang ke-2, ke-3, dan seterusnya, kita berharap mendapatkan penghasilan yang ke-2, ke-3, dan seterusnya. Sehingga, dengan kita memiliki sumber penghasilan, maka kita sebagai pengusaha mempunyai peluang untuk memiliki kebebasan financial.

Semangat kita menciptakan bisnis ke-2, ke-3, dan seterusnya akan punya dampak sosial, yaitu menciptakan lapangan kerja, membagi-bagi keuntungan, dan lain-lain. Artinya, kita sebagai entrepreneur memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Silahkan mencoba!

Share on Facebook

4 Comments

Filed under ARTICLE